DARI MEDIA

Seni Memimpin Milenial

09-07-2020 14:07

Kelahiran generasi milenial membawa dampak signifikan bagi berbagai sendi kehidupan, tanpa terkecuali dalam budaya kerja dan organiasi. Milenial punya ciri khas dan karakteristik yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, sehingga dalam mengakomodir potensi mereka perlu kiat-kiat khusus yang harus dimiliki para pemimpin. Di buku ini, Heri Soesanto memberi kira panduan memimpin generasi milenial, baik di organisasi maupun di perusahaan. 

Umumnya, seorang pemimpin dipandang harus memiliki sifat-sifat unggul yang tak dimiliki orang kebanyakan. Seperti cerdas, tegas, berani, berkharisma, berwibawa, dan sebagainya. Namun, penulis menegaskan bahwa memimpin merupakan suatu seni. Sehingga, kemampuan, kreativitas, yang diiringi kombinasi harmonis antara potensi, insting, kecerdasan membaca situasi, semua menjadi penting.

Penulis memaparkan, untuk memimpin karyawan milenial atau Gen Y dan X, perusahaan harus memperhatikan beberapa hal. Pertama, tentukan dahulu kebijakan Anda. Penting bagi perusahaan menentukan kebijakan akan mengakomodir karakteristik anak milenial atau tidak. Kejelasan dan kepastian ini bertujuan agar tidak terjadi keragu-raguan dalam menentukan kebijakan-kebijakan baru di perusahaan.

Terima kasih kepada Jawa Pos Radar Madura dan Saudara Al-Mahfud atas pemuatan resensi Seni Memimpin Milenial dari buku Pemimpin, Menciptakan Budaya Unggul Generasi Milenial. Dimuat, Sabtu, 16 Mei 2020.