DARI MEDIA

Lansia-Pendoa Bukan Demensia-Alzheimer

13-12-2018 09:07

Anda siap menjadi lansia? Jadilah inspirasi lansia-pendoa, bukan lansia demensia-alzheimer! Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memerinci lansia menjadi empat fase: lansia pertengahan (45-59), lansia (60-74), lansia tua (75-90), lansia sangat tua (di atas 90). Depkes RI (2009) membagi lansia awal (46-55), lansia akhir (56-65), dan manula (66 ke atas). Undang-Undang No 4 tahun 1965 tentang pemberian bantuan lansia yang jompo dibatasi 56 tahun ke atas.

Buku ini tergolong unik, yakni mengantarkan diri seseorang yang dikaruniai hidup hingga lansia, seyogianya menjalani jatah-akhir hidup penuh syukur, bahagia, bijaksana, dan olah-spiritual. Hidup lansia dijalani dengan kegiatan menyenangkan. Jika gagal, muncullah penyakit degeneratif demensia yang menjurus alzheimer. Persentase demensia menajam mengikuti pertambahan usia: 1,4% (65-69), 2,8% (70-74), 5,6% (75-79), dan 23,6% (85 ke atas). Karena itu pertahankan kualitas hidup dengan aktivitas ceria. Gejala awal demensia akan menjadi akut jika tidak segera ditangani, misalnya pelupa, pikun, sering berbicara berulang-ulang, dan penonjolan perilaku childish. Tak disangkal, lansia mengalami kemerosotan intelektual.

Paul Subiyanto terinspirasi riset dan wawansabda terhadap ayahnya Fs Marto Sugiyo yang berusia senja 90. Tidak gampang menjadi lansia normal manakala bergumul dengan diri sendiri. Lansia butuh pendampingan terutama yang terbatas mobilitasnya pada aktivitas sosial, keagamaan, dan jauh dari famili (hlm 3). Ada sepuluh tema reflektif. Diawali tema inspiratif bahwa menjadi tua itu pasti, bahagia itu pilihan. Resepnya masuklah ke sumber pikiran (positif) lalu ubahlah perasaan negatif. Perasaan inilah biang nafsu tidak sehat. Lansia yang bahagia akan menjadi berkat sesama karena memiliki warisan sifat bijaksana dengan proses panjang.


Terima kasih kepada Harian Kabar Madura dan Bapak Antonius Suparyanta atas pemuatan Resensi Inspirasi Lansia-Pendoa Bukan Demensia-Alzheimer dari buku Senja Nan Indah, Menjadi Lansia Bahagia dan Bijaksana dimuat Senin, 10 Desember 2018