DARI MEDIA

Mengenalkan Literasi Sejak Dini

17-12-2018 09:41

Kemampuan berbicara atau berkata-kata menjadi salah satu hal paling mendasar bagi seseorang. Sebab, ini modal utama untuk berkomunikasi dan bersosialisasi. Ketika duduk di bangku PAUD, anak-anak sudah mulai diajarkan membaca dan menulis guna membangun kecakapan berkata-kata atau berliterasi pada anak. Namun, pada kenyataannya literasi dini tak bisa digantungkan hanya dari kegiatan membaca dan menulis di bangku PAUD. Dijelaskan di buku ini, literasi dini mestinya sudah ditumbuhkan sejak tiga tahun pertama kehidupan anak.

Melalui buku ini, Sofie dan Roosie, penulis yang dipertemukan dalam Satgas Gerakan Literasi Sekolah Kemendikbud 2015 memberi pemahaman dan panduan bagi pembaca, orangtua dan guru mengenai pentingnya membangun kecakapan literasisejak dini. Orang tua harus sudah membangun kecakapan literasi anak, bahkan sejak bayi, dengan bahasa lisan, nyanyian, atau musik yang digunakan dalam kegiatan bermain. Orangtua harus sering mengajak berbicara dan memperdengarkan kata-kata pada anak. Semua dilakukan secara natural dalam lingkungan yang melibatkan orang-orang terdekat dengan anak. Yang paling penting, proses interaksi harus tetap berlandaskan kasih sayang dan penghargaan terhadap potensi anak.

Terima kasih kepada harian Kedaulatan Rakyat dan Saudara Al-Mahfud atas pemuatan resensi berjudul Mengenalkan Literasi Sejak Dini dari buku Saatnya bercerita dimuat Minggu, 16 Desember 2018.