DARI MEDIA

Pendidikan Karakter Berbasis Kelas

11-01-2019 09:55

Antusiasme pemerintah dan masyarakat terhadap pembinaan karakter sangat tinggi. Karakter dianggap sangat penting karena kerusakan tatanan politik, sosial, dan ekonomi bangsa ini sangat terkait dengannya. Daniel Goelman meneliti bahwa 80 persen kesuksesan hidup ditentukan kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional adalah bagian dari karakter. Kecerdasan intelektual hanya menyumbangkan 20 persen kesuksesan. Sekolah dianggap sentra terbaik untuk membentuk karakter. Maka kurikulum 13 menekankan penumbuhan karakter bangsa, yakni religius, nasionalis, mandiri, etos kerja, gotong royong dan integritas (hlm 8).

Buku ini ditulis untuk mengisi kekosongan materi pegangan tentang cara menumbuhkan karakter siswa di dalam kelas. Ini bagus dibaca guru khususnya karena ia sangat terkait dengan segala hal yang penting dilakukan selama mengajar di kelas. Doni Koesoema Albertus, penulis buku ini, menjelaskan bahwa pemerintah tidak menambahkan pelajaran baru untuk pembinaan karakter. “Pemerintah lebih memilih untuk menambahkan jam pelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama yang sudah ada. Dengan ini diharapkan bahwa tambahan satu dalam pendidikan agama ini bisa dipergunakan untuk penguatan pendidikan karakter,” tulisnya (hlm 26).

Guru agama, kendatipun mengajarkan ajaran agama tertentu, materi yang disampaikan harus mengandung nilai kebaikan universal. Ajaran sekretarian tidak boleh disampaikan. Semangat toleransi terhadap agama lain harus didahulukan. Menanamkan karakter toleran terhadap perbedaan etnis, budaya, teologi dan pemikiran ditumbuhsuburkan sebagai bagian dari bagian dari kuasa Tuhan yang harus diapresiasi. Alasan pendidikan karakter diampuh guru agama adalah karena agama bagian paling mendasar yang menjadi pegangan manusia. Keampuhannya untuk memengaruhi sangat kuat sebab ia tidak hanya menjanjikan kebahagian di dunia, tapi juga di akhirat.

Terima kasih kepada Harian Jateng Pos dan Saudari Mamluatul Bariroh atas pemuatan resensi berjudul  "Pendidikan Karakter Berbasis Kelas" dari buku Pendidikan Karakter Berbasis Kelas, dimuat Minggu, 30 Desember 2018.